C-LIGHT: MERAYAKAN HANGATNYA CAHAYA NATAL BERSAMA UKM PERSEKUTUAN MAHASISWA KRISTEN

Suasana di Gedung Rektorat lantai 4 pada 17 Desember 2025 dipenuhi kehangatan ketika UKM Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) ISBI Bandung menggelar acara “C-LIGHT: Christmas–love in God, Harmony Together”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program PMK untuk merayakan natal tahun 2025 sekaligus untuk merayakan ulang tahun PMK yang ke-3 tahun. Adapun kegiatan dalam acara ini antara lain ibadah bersama (berdoa dan memanjatkan pujian kepada Tuhan), khotbah, simbolik potong kue untuk merayakan ulang tahun PMK ke-3 tahun, permainan kuis Alkitab, dan juga tukar kado bersama.

Acara dibuka pada sore hari oleh dua MC yang memandu suasana dengan penuh semangat. Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi ibadah, di mana seluruh hadirin memanjatkan pujian dan doa kepada Tuhan dengan khidmat. Puncak suasana syahdu terasa saat prosesi candle light, di mana cahaya lilin berpendar memenuhi ruangan, menciptakan kehangatan harmoni yang sangat indah.

Setelah itu, suasana berlanjut dengan khotbah yang disampaikan oleh Viktoria. Dengan mengangkat tema “Kasih Tuhan yang Tulus”, Viktoria berpesan bahwa kasih Tuhan yang luar biasa dapat kita salurkan kembali melalui hal-hal sederhana, seperti memberikan senyuman kepada orang lain.

Suasana acara C-LIGHT yang diselenggarakan UKM PMK di Gedung Rektorat lantai 4, Rabu (17/12/2025). (Foto: Bevira Salma/LPM Daunjati)

Menyambung pesan tersebut, Milka selaku Ketua Umum PMK, memaparkan filosofi di balik tema C-LIGHT. Ia menjelaskan bahwa semangat Natal tahun ini membawa misi untuk menjadi ‘Garam dan Terang Dunia’ melalui tindakan nyata. Menurutnya, nilai-nilai kasih harus menjadi pedoman agar tidak hanya berdampak di dalam, tetapi juga di luar lingkungan. Hal inilah yang kemudian menciptakan harmoni, di mana berbagai aspek perbedaan disatukan menjadi satu spirit Natal yang hangat dan penuh toleransi.

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa aspek ‘Harmony’ dalam tema tersebut adalah upaya untuk menyatukan berbagai perbedaan menjadi satu spirit Natal. Hal ini terbukti dengan hadirnya perwakilan organisasi mahasiswa (Ormawa) lain. “Melihat teman-teman Ormawa lain datang, itu sangat menggambarkan nilai toleransi yang kuat. Mereka ikut merayakan Natal dan ulang tahun PMK, rasanya hangat sekali,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Lewi selaku Ketua Pelaksana C-LIGHT menjelaskan bahwa tema “Harmony Together” sengaja diangkat untuk menunjukkan bahwa PMK adalah wadah yang inklusif. “Aku ingin semua agama di sini saling mengasihi dan menolong. Acara ini bukan hanya untuk kaum Kristiani, tapi terbuka untuk umum. Bahkan, beberapa panitia dan relawan kami ada yang non-Kristen,” ungkap Lewi.

Lilin yang digunakan untuk ibadah candle light. Gedung Rektorat lantai 4. Rabu, (17/12/2025).. (Foto: Bevira Salma/LPM Daunjati)

Tak hanya ibadah, acara berlanjut ke momen spesial perayaan ulang tahun ke-3 PMK yang ditandai dengan prosesi simbolis potong kue, Lewi menyebut bahwa momen ini sangat emosional karena perayaan Natal bersama, baru diadakan kembali setelah sempat vakum sejak tahun 2022.

Meskipun mengaku perasaannya campur aduk karena keterbatasan sumber daya manusia, ia bersyukur acara tetap berjalan lancar. “Harapannya, semoga ke depan lebih banyak mahasiswa yang terbuka hatinya untuk saling membantu. PMK itu seperti keluarga, kami terbuka bagi siapa saja yang butuh tempat bercerita,” tambahnya.

Di balik kesuksesan tersebut, Milka mengungkapkan rasa leganya. Ia menceritakan bahwa acara ini merupakan hasil kerja keras panitia dengan jumlah personel yang sangat terbatas.

Baginya, perayaan Natal 2025 ini sangat emosional karena menjadi ajang ‘pulang’ bagi keluarga besar PMK. “Sebenarnya kita semua rindu untuk kumpul lagi saat Natal, setelah cukup lama absen sejak 2022. Semangat dari kami yang akhirnya membuat acara ini terwujud,” tutur Milka.

Ia berharap PMK terus menjadi wadah yang berdampak bagi lingkungan sekitar dan tetap terbuka bagi siapa pun tanpa memandang latar belakang. “Harapan aku, ke depannya PMK tetap konsisten beregenerasi dan menjadi tempat bercerita yang hangat bagi siapa saja,” pungkasnya.

Prosesi simbolis untuk merayakan ulang tahun PMK ke-3 tahun. Rabu (17/12/2025). (Foto: Bevira Salma/LPM Daunjati)

Setelah melewati sesi syahdu nan hangat, acara beralih ke momen penuh kemeriahan saat memasuki sesi kuis Alkitab. Para tamu undangan tampak sangat antusias memperebutkan hadiah menarik yang telah disiapkan oleh panitia.

Puncak keseruan, acara ditutup dengan sesi tukar kado. Sebelumnya, setiap peserta telah mengumpulkan kado mereka kepada panitia dan menerima nomor undian. Suasana menjadi riuh saat satu per satu peserta maju untuk mengambil kado milik orang lain secara acak sesuai nomor yang mereka dapatkan.

Penulis: Bevira Salma & Maida Kyla

Dokumentasi: Bevira Salma

Penyunting: Rifka Rahma Dewi