Opini

Paulo-Freire

TINDAS-MENINDAS: “MENGAPA PEMANGKU KEBIJAKAN DAN APARATUR NEGARA KITA SANGAT SENANG MENINDAS?”

TINDAS-MENINDAS: “MENGAPA PEMANGKU KEBIJAKAN DAN APARATUR NEGARA KITA SANGAT SENANG MENINDAS?” Read More »

Opini Rubrik Sosial

Untuk kaum tertindasDan yang menderita dengan merekaAtau yang berjuang di sisi merekaPaulo Freire~ Belakangan ini kita kembali disuguhi tindakan dan kebijakan yang sewenang-wenang dari para pemangku kebijakan dan aparatur negara. Mulai dari Presiden Prabowo Subianto yang memutuskan untuk bergabung bersama BOP (Board of Peace), yang diprakarsai oleh Amerika, dengan membayar sebesar 17 triliun dengan dalih […]

SURAKARTA BAGAI KOTA YANG KEHILANGAN MAHKOTA

SURAKARTA BAGAI KOTA YANG KEHILANGAN MAHKOTA Read More »

Opini

Pada masa kolonial, kita ketahui bahwa Belanda menerapkan sebuah mekanisme politik adu domba untuk melanggengkan kursi kekuasaannya. Pusat Mataram yang berada di tengah Pulau Jawa dipecah menjadi dua, yakni Yogyakarta dan Surakarta. Sejak semula pemecahan itu terjadi, pemerintah Yogyakarta secara lugas menolak berada dalam koridor kolonial. Berbeda dengan Surakarta yang menyatakan pro-kolonial. Itu adalah sejarah

NEGARA GAGAL MELINDUNGI HULU: MASYARAKAT ADAT TETAP MENJAGA BENTENG EKOLOGI KITA

NEGARA GAGAL MELINDUNGI HULU: MASYARAKAT ADAT TETAP MENJAGA BENTENG EKOLOGI KITA Read More »

Opini

Beberapa hari terakhir, kabar duka datang dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh yang dilanda bencana. Banjir Bandang yang melanda beberapa provinsi di Sumatera menorehkan luka besar, korban jiwa, hilangnya harta benda, rusaknya infrastruktur, serta dampak sosial dan psikologis yang mendalam. Penyebab bencana ini tak bisa dilihat semata dari “hujan deras” semata, melainkan kegagalan pemangku

SENI DAN LUKA YANG BERSUARA: MEMBACA CERMINAN KEKECEWAAN SOSIAL

SENI DAN LUKA YANG BERSUARA: MEMBACA CERMINAN KEKECEWAAN SOSIAL Read More »

Opini Rubrik Sosial

Media sosial belakangan ini, ramai warganet membuat Digital Art bernuansa Pink Brave dan Hero Green yang memadukan warna merah muda dan hijau. Potret warna mencolok yang seolah sederhana itu ternyata menyimpan lapisan kritik yang dalam. Dalam digital art bernuansa Pink Brave dan Hero Green, seniman menyelipkan pesan getir tentang kesenjangan sosial, eksploitasi lingkungan, dan rasa tidak berdaya masyarakat kecil dibalik warna tersebut. Karya ini

AFFAN KURNIAWAN DAN KEGAGALAN KEPOLISIAN DALAM MELINDUNGI RAKYAT

AFFAN KURNIAWAN DAN KEGAGALAN KEPOLISIAN DALAM MELINDUNGI RAKYAT Read More »

Opini

Di tengah cita-cita reformasi yang menjanjikan aparat keamanan sebagai pengayom masyarakat, realitas hari ini justru menunjukkan wajah sebaliknya. Alih-alih menjadi pelindung rakyat, kepolisian kerap hadir sebagai sumber ketakutan, acap kali hadir sebagai penebar represi di jalanan. Demokrasi yang seharusnya memberi ruang luas bagi rakyat untuk menyuarakan aspirasi kini semakin menyempit, terhimpit oleh tindakan represif yang

WAJAH ALAM KITA KRISIS LINGKUNGAN SISTEM EKONOMI EKSPLOITATIF

WAJAH ALAM KITA KRISIS LINGKUNGAN SISTEM EKONOMI EKSPLOITATIF Read More »

Opini

Kamar mandi di rumah saya adalah tipe kamar mandi minimalis. Tidak ada water heater, bathtub, shower maupun kloset duduk, hanya ada bak mandi dan dua ember sebagai tempat menampung kebutuhan air untuk mandi, mencuci, dan buang air. Ada satu aturan penting dalam keluarga saya: bagi setiap pengguna air bak, harus selalu membuka keran air saat sedang dipakai dan ditutup

DARI TIRTO KE PRAM: WARISAN PERS, PERLAWANAN, DAN KEBEBASAN BERPIKIR DI INDONESIA

DARI TIRTO KE PRAM: WARISAN PERS, PERLAWANAN, DAN KEBEBASAN BERPIKIR DI INDONESIA Read More »

Esai Opini

Titik balik merebut kemerdekaan berdasar pada kebebasan berpikir dan berekspresi yang hidup dalam bayang represi.  Penetapan penerapan berdirinya pers Indonesia tak lepas dari kesadaran para tokoh pemikir di era kebangkitan nasional, yang memiliki kesadaran  bahwa peranan media massa amat begitu penting dalam penyadaran akan kesamaan nasib yang dialami oleh masyarakat Nusantara waktu itu.  Dengan kehadiran

PAMERAN: SEKEDAR AJANG CARI GENGSI ATAU LANGKAH MENGHIDUPKAN NILAI SENI?

PAMERAN: SEKEDAR AJANG CARI GENGSI ATAU LANGKAH MENGHIDUPKAN NILAI SENI? Read More »

Opini Rubrik Seni

Berkumpul di halte, kami tunggu trem dari kota Yang bergerak di malam hari sebagai gigi masa. Kami, timpang dan pincang, negatip dalam janji juga Sendarkan tulang belulang pada lampu jalan saja, Sedang tahun gempita terus berkata. (“Aku Berkisar Antara Mereka” Chairil Anwar, 1949) Kutipan bait puisi diatas merupakan salah satu karya puisi Chairil Anwar di penghujung

GOLPUT: SIKAP UNTUK TIDAK MEMILIH

GOLPUT: SIKAP UNTUK TIDAK MEMILIH Read More »

Esai Opini

Menentukan sikap untuk tidak memilih atau biasa disebut golput memang masih menjadi perdebatan. Terlebih di momen Pemilu 2019 yang sudah tinggal menghitung hari ini. Menjelang pemilu serentak April ini, jumlah kelompok golput diperkirakan akan meningkat. Tren kenaikan ini sejalan dengan yang terjadi di pilpres sebelumnya. Dilansir dari tirto.id, menunjukkan bahwa jumlah golput naik dari 48,3 juta orang

AGEN PEMODERNAN DAN PURWA-DRAMATURG DALAM TEATER INDONESIA

AGEN PEMODERNAN DAN PURWA-DRAMATURG DALAM TEATER INDONESIA Read More »

Esai Opini Rubrik Seni

Teater sudahlah merupakan media sendiri, yang memuat banyak piranti komunikasi artistik untuk terjadinya penciptaan ruang antara pertunjukan dan penonton, namun apakah teater hanya sebatas dan berakhir setelah pertunjukan saja? Penulisan, kritik kemudian pengarsipan atas teater adalah sebentuk media lain dari teater sebagai media, media yang tujuannya untuk mendokumentasi dari teater sebagai media pertunjukan menjadi teater