Rubrik Seni

KAPAI-KAPAI: KEMISKINAN STRUKTURAL DAN ILUSI SEMU AKAN HARAPAN

KAPAI-KAPAI: KEMISKINAN STRUKTURAL DAN ILUSI SEMU AKAN HARAPAN Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

Harapan, Ilusi, dan Perjuangan Manusia   Mengapa kita sebagai manusia terus menggapai harapan yang mungkin hanyalah ilusi? Dalam perjuangan itu, apa yang sesungguhnya kita temukan? Pertanyaan ini melibatkan eksistensi dan harapan akan realitas kehidupan yang sukar ditebak, dan menjadi titik berangkat tulisan ini. Kapai-Kapai adalah sebuah lakon yang ditulis oleh Arifin C. Noer, seorang teaterwan asal Cirebon yang […]

SEKAR SINANGLING DALANG DALAM LAKON PRAHARA DI KISKENDA

SEKAR SINANGLING DALANG DALAM LAKON PRAHARA DI KISKENDA Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

Kamis sore, 11 Desember 2025, lakon “Prahara di Kiskenda” dipentaskan di GK Sunan Ambu ISBI Bandung. Pementasan ini merupakan bagian dari Tugas Akhir Penyajian Sekar Padalangan dalam Resital Tugas Akhir Gelombang 2 Jurusan Karawitan. Lakon “Prahara di Kiskenda” yang dibawakan oleh Rian Sukmana dalam Tugas Akhir Sekar Padalangan Jurusan Karawitan ini mengisahkan dua tokoh kakak beradik berwujud kera, Sobali

SUTRADARA NENDEN KURNIA DEWI DAN NARASI PUBERTAS DALAM “WHISPERS OF RED”

SUTRADARA NENDEN KURNIA DEWI DAN NARASI PUBERTAS DALAM “WHISPERS OF RED” Read More »

Rubrik Seni

Film Whispers of Red karya sutradara Nenden Kurnia Dewi menjadi pembuka rangkaian hari kedua Feelmograph 3.5, bersamaan dengan pemutaran film Unheard. Acara yang digelar oleh Prodi Televisi dan Film bersama KMTF (Keluarga Mahasiswa Televisi dan Film) ISBI Bandung ini berlangsung pada 9 Desember 2025 di CGV Mall BEC. Whispers of Red mengisahkan Dara, seorang siswi sekolah dasar yang mulai mengalami

PEMENTASAN NYAI ONTOSOROH JADI PENUTUP UJIAN TUGAS AKHIR GELOMBANG DUA JURUSAN TEATER ISBI BANDUNG 2025

PEMENTASAN NYAI ONTOSOROH JADI PENUTUP UJIAN TUGAS AKHIR GELOMBANG DUA JURUSAN TEATER ISBI BANDUNG 2025 Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

Selasa, 25 November 2025. Bertempat di Gedung kesenian Sunan Ambu, ISBI Bandung telah dipentaskan sebuah teater yang mengambil latar pada zaman Hindia Belanda dengan judul “Nyai Ontosoroh”. Teater ini menjadi penutup manis menandakan berakhirnya tugas akhir gelombang 2 mahasiswa jurusan teater ISBI Bandung 2025. Adapun peserta ujian akhir yang terlibat dalam teater ini yakni Reni

FRAMEMORTAGE GELAR “LAYAR TANCAP” DI GOS PATANJALA LEWAT LUMANTARA

FRAMEMORTAGE GELAR “LAYAR TANCAP” DI GOS PATANJALA LEWAT LUMANTARA Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

Mahasiswa angkatan 2025 (Framemortage) Program Studi Televisi dan Film menggelar kegiatan bertajuk “Lumantara: Layar Tancap Desa” yang digelar di GOS Patanjala ISBI Bandung pada Minggu, 23 November 2025. Rheirendra Sukma Rabbani, selaku Ketua Pelaksana Lumantara menyampaikan bahwa tajuk kegiatan ini adalah manifestasi dari penggabungan dua unsur, yakni fotografi dan videografi yang dilambangkan dengan cahaya, serta

MEMBACA TRAUMA DALAM RUMAH YANG DIKUBURKAN

MEMBACA TRAUMA DALAM RUMAH YANG DIKUBURKAN Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

Sabtu, 22 November 2025 menjadi hari pementasan teater berjudul “Rumah yang Dikuburkan” karya Sam Shepard terjemahan Afrizal Malna di Gedung Kesenian Sunan Ambu ISBI Bandung. Pementasan ini merupakan bagian dari Ujan Tugas Akhir Gelombang Dua Jurusan Teater ISBI Bandung dengan minat penataan artistik dan pemeranan yang diikuti oleh Hilmi Fauzan dengan minat penataan artistik dan

PERGULATAN MANUSIA MELAWAN KETAKUTAN KOLEKTIF DALAM PERTUNJUKAN SAMPAR

PERGULATAN MANUSIA MELAWAN KETAKUTAN KOLEKTIF DALAM PERTUNJUKAN SAMPAR Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

Rabu malam, 19 November 2025, Gedung Kesenian Sunan Ambu ISBI Bandung menjadi ruang pementasan “Sampar” atau “L’État de Siège,” karya Albert Camus. Pertunjukan ini mengisahkan sebuah wabah yang menyebarkan ketakutan kepada warga kota. Sejak menit pertama, atmosfer Sunan Ambu terasa berbeda. Lampu diredupkan cukup lama, diiringi ritme musik yang menahan penonton dalam ketidakpastian dan tanda

TEATER ‘PAKAIAN DAN KEPALSUAN’: KRITIK SATIR UNTUK SEBUAH KEBOHONGAN

TEATER ‘PAKAIAN DAN KEPALSUAN’: KRITIK SATIR UNTUK SEBUAH KEBOHONGAN Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

Malam di Gedung Sunan Ambu ISBI Bandung pada tanggal 5 November 2025 terasa lebih hangat dari biasanya. Lampu-lampu redup di panggung memantulkan bayangan meja bar, gelas, dan kepulan asap rokok yang menari pelan. Di ruangan itu,dalam Ujian Tugas Akhir Jurusan Teater ISBI Bandung, Jilan Ibrahim Rabani dengan minat pemeranan dan Muhammad Raffi Surya dengan minat

MENJEMBATANI TRADISI DAN MODERNITAS: GALURA BUDAYA SEBAGAI STRATEGI PELESTARIAN NILAI BANGSA

MENJEMBATANI TRADISI DAN MODERNITAS: GALURA BUDAYA SEBAGAI STRATEGI PELESTARIAN NILAI BANGSA Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

Gabungan Mahasiswa Seni Murni (Gamaseni) Institut Seni Budaya Indonesia Bandung menyelenggarakan pameran bertajuk Galura Budaya pada 4–7 November 2025 di Galeri Astaka ISBI Bandung. Pameran ini merupakan rangkaian lanjutan dari Drawing Competition yang menjadi rangkaian utama pada Galura Budaya 2025, dengan mempersembahkan 14 karya terbaik untuk dipajang di Galeri Astaka. Azka Maulana Rifaldi, selaku tim acara Galura

PEMENTASAN TEATER ‘NABI KEMBAR’: MILIK SIAPAKAH KEBENARAN ITU?

PEMENTASAN TEATER ‘NABI KEMBAR’: MILIK SIAPAKAH KEBENARAN ITU? Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

Pertunjukan teater “Nabi Kembar” karya Slawomir Mrozek, terjemahan Djum’an, dipentaskan di Gedung Kesenian Sunan Ambu, ISBI Bandung. Melalui kisah dua nabi yang hadir bersamaan, pementasan ini menampilkan refleksi satir tentang perebutan kebenaran di tengah hiruk pikuk kekuasaan. “Nec audiendi qui solent dicere, Vox populi, vox Dei, quum tumultuositas vulgi semper insaniae proxima sit.” Terjemahann :

MEMBACA LUKA DALAM PELACUR DAN SANG PRESIDEN

MEMBACA LUKA DALAM PELACUR DAN SANG PRESIDEN Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

“Angka (usia) bisa diubah, Mila, tapi nasibmu tidak,” tegas Bu Darno dalam Teater Pelacur dan Sang Presiden. Begitulah kalimat yang membuka nasib Jamila. Seorang anak berusia empat belas tahun yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI), tapi justru terjerumus ke dalam dunia perdagangan perempuan. Usianya yang masih belia dicatat sebagai delapan belas tahun oleh sang mucikari, Bu

JEJAK TUBUH SUARA BUMI: DUA ELEMEN UTAMA DALAM DIALOG TARI XII

JEJAK TUBUH SUARA BUMI: DUA ELEMEN UTAMA DALAM DIALOG TARI XII Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

“Dari tanah kita lahir, dari tubuh kita bicara” merupakan tagline yang diusung dalam kegiatan Dialog Tari XII tahun ini pada Rabu — Kamis, 15–16 Oktober 2025 di Gedung kesenian Sunan Ambu, Institut Seni Budaya Indonesia Bandung. Dialog Tari merupakan kegiatan rutin tahunan dan program unggulan Himpunan Mahasiswa Tari (HIMATA) ISBI Bandung, dilaksanakan selama dua hari

“RUTE KERAMAT”: TAFSIR LUKA DALAM LORONG KEKUASAAN DAN KEKERASAN

“RUTE KERAMAT”: TAFSIR LUKA DALAM LORONG KEKUASAAN DAN KEKERASAN Read More »

Rubrik Seni

Pada Jumat, 26 September 2025, di Terminal Dago yang dalam beberapa waktu belakangan berhenti beroperasi karena sempat berada dalam pusaran sengketa, sebuah tempat yang dipenuhi coretan dinding, dan biasanya hanya tersorot temaram cahaya dari luar jika malam tiba, seketika berubah menjadi ruang pementasan alternatif bagi seni pertunjukan. Kelompok teater Aruslaras menggelar pertunjukan “Rute Keramat”, sebuah

LEKRA, PEDALANGAN, DAN POLITIK KIRI INDONESIA

LEKRA, PEDALANGAN, DAN POLITIK KIRI INDONESIA Read More »

Esai Rubrik Budaya Rubrik Seni

Pasca G30S, spektrum gerakan kiri Indonesia “dibabat” habis sampai ke akar-akarnya. Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra) yang saat itu adalah wadah bagi seniman-seniman progresif di zamannya, tak luput dibabat habis karena memiliki kedekatan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) –salah satunya mengingat Njoto yang merupakan pendiri sekaligus pengurus Lekra adalah Comitee Central PKI. Walau Lekra dekat dengan PKI, sebab

Ketika Dangdut Menjadi Pasung Jiwa: Elitisme Seni dan Arti Kebebasan Manusia

Ketika Dangdut Menjadi Pasung Jiwa: Elitisme Seni dan Arti Kebebasan Manusia Read More »

Resensi Rubrik Budaya Rubrik Seni Rubrik Sosial

Di tengah hiruk-pikuk panggung hiburan Indonesia, musik dangdut kerap menjadi suara yang dipandang sebelah mata. Seringkali ia dicap sebagai musik kelas bawah, dianggap “norak” oleh sebagian kalangan yang menjunjung tinggi estetika seni barat atau bentuk musik lain yang lebih dekat dengan label “berkelas”. Namun, ketika novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari hadir, pandangan ini mendapat cermin baru,