Rubrik Seni

FRAGMEN DALAM SMILJAN SPACE BERSAMA SEKOLAH SENI TUBABA

FRAGMEN DALAM SMILJAN SPACE BERSAMA SEKOLAH SENI TUBABA Read More »

Rubrik Seni

Tangerang Selatan, 11 Mei 2024 – Pameran seni rupa yang bertajuk “ANASIR” telah resmi dibuka di Smiljan Space, Tangerang Selatan, pada tanggal 11 Mei 2024. Acara yang akan berlangsung hingga 31 Mei 2024 ini menampilkan karya-karya seni dari Sekolah Seni Tubaba. Pada sambutan pembukaan pameran, Semi Ikra Anggara salah seorang pendiri Sekolah Seni Tubaba (SST), […]

MAKNA PENTING DI BALIK FILM ASTAGFIRULLAH, BINGUNG

MAKNA PENTING DI BALIK FILM ASTAGFIRULLAH, BINGUNG Read More »

Rubrik Seni

Film “Astaghfirullah Bingung” merupakan karya mahasiswa jurusan Televisi dan Film dari ISBI Bandung untuk memenuhi tugas akhir-nya. Film yang mengambil tema kehamilan di luar nikah ini telah melakukan screening di Third Space Café, Bandung pada hari senin, 27 Mei 2023. Selain film Astaghfirullah, Bingung, pada acara tersebut juga ditampilkan dua film lainnya, yakni Silent Symphony

RESITAL SEKOLAH SENI TUBABA BERTAJUK SENI UNTUK MASA DEPAN

RESITAL SEKOLAH SENI TUBABA BERTAJUK SENI UNTUK MASA DEPAN Read More »

Rubrik Seni

Sekolah Seni Tulang Bawang Barat (Tubaba) akan menggelar resital (pentas/pameran akhir) pada hari Sabtu, 4 Mei 2024, pukul 16:00-18:00 WIB, di Ulluan Nughik, Panaragan, Tulang Bawang Barat. Program yang bertujuan sebagai pelatihan pendidikan karakter/ pengembangan sumber daya manusia (SDM) digagas oleh pemerintah daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan sejumlah seniman dari berbagai kota di Indonesia.

PROTES KRISIS PANGAN DALAM PERINGATAN HARI TEATER SEDUNIA

PROTES KRISIS PANGAN DALAM PERINGATAN HARI TEATER SEDUNIA Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

Bandung, 27 Maret 2024. Dalam rangka memperingati hari teater sedunia, Keluarga Mahasiswa Teater (KMT) ISBI Bandung menyelenggarakan sebuah karnaval yang terdiri dari beberapa rangkaian pertunjukan yang diadakan di depan Gedung Sate Bandung serta puncak acara dengan tajuk “Tenda Militer” atau Temu Canda Milik Teater di depan gedung kesenian Sunan Ambu ISBI Bandung. Acara hari teater

PAMERAN 75 SENIMAN ANTAR AGAMA DI GALERI SENI GREY SAAT BULAN RAMADHAN

PAMERAN 75 SENIMAN ANTAR AGAMA DI GALERI SENI GREY SAAT BULAN RAMADHAN Read More »

Rubrik Seni

Galeri seni Grey membuka pameran yang bertajuk “Bulan Terbit” di jalan Braga no. 47, Kota Bandung pada tanggal 15 Maret 2024. Wildan F Akbar selaku kurator di pameran ini mengungkapkan alasannya mengambil tema tersebut karena tajuk wacana seni rupa islami jarang digunakan dalam pameran galeri di indonesia. “Tema Bulan Terbit merujuk pada diksi hilal bahwa

PERFORMATIVITAS SETELAH KONFLIK : YANG MENYAPU DAN YANG TERTAHAN DI TENGAH PINTU

PERFORMATIVITAS SETELAH KONFLIK : YANG MENYAPU DAN YANG TERTAHAN DI TENGAH PINTU Read More »

Arsip Rubrik Seni

Setelah penyerangan oleh Front Pembela Islam di tanggal 10 Juni 2016, LPM Daunjati sebagai lembaga pers di satu kaki dan pekerja seni di kaki lainnya, tidak hanya mendiamkan apa yang terjadi pada hari senin pagi tersebut sebagai arsip peristiwa semata. Semi Ikra Anggara dan John Heryanto, pendiri dan anggota LPM Daunjati yang juga dikenal sebagai

AGEN PEMODERNAN DAN PURWA-DRAMATURG DALAM TEATER INDONESIA

AGEN PEMODERNAN DAN PURWA-DRAMATURG DALAM TEATER INDONESIA Read More »

Esai Opini Rubrik Seni

Teater sudahlah merupakan media sendiri, yang memuat banyak piranti komunikasi artistik untuk terjadinya penciptaan ruang antara pertunjukan dan penonton, namun apakah teater hanya sebatas dan berakhir setelah pertunjukan saja? Penulisan, kritik kemudian pengarsipan atas teater adalah sebentuk media lain dari teater sebagai media, media yang tujuannya untuk mendokumentasi dari teater sebagai media pertunjukan menjadi teater

KEPADA PARA PEMELUK AGAMA YANG FASIS

KEPADA PARA PEMELUK AGAMA YANG FASIS Read More »

Rubrik Kampus Rubrik Seni

Daunjati, Selasa sore (22/03) Hanyalah bunyi tetabuhan rebana dan alunan shalawat  dari sekumpulan santri yang duduk melingkar mengantarkan si penghayat pada keremenangan pagi, dari sejuknya lampu-lampu, dari kehausan para lelaki yang menggoyangkan kepala. Begitulah peristiwa pertama menampakan dirinya di atas panggung semacam rutinitas keseharian yang mengantarkan pada aktifitas di warung kopi. Warung  menjadi perjumpaan kedua